Jadi yang Ku Mau, Dengan Sentuhan Herba dari Lactacyd Herbal

by - 10:58:00 PM

Jadi yang Ku Mau, Dengan Sentuhan Herba dari Lactacyd Herbal

Hey, beauties! Back with me, Nanda. Bulan April lalu, hampir weekend-ku selalu dipenuhi event. Salah satunya adalah Blogger Gathering yang di selenggarakan oleh Lactacyd Indonesia dan Female Daily dengan mengusung tema Women Are Special. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 8 April 2017 lalu, bertempat di Tanamera Bistro di bilangan Selatan Jakarta.

Selain blogger gathering, acara tersebut juga menyuguhkan Launching Lactacyd Herbal. Pasti tau kan kalian apa itu Lactacyd? Yups, Lactacyd adalah salah satu brand international pembersih daerah kewanitaan yang sudah dipercaya bagi seluruh wanita secara global. Dan sekarang, ada kabar gembira untuk kita semua loh! Ingat, bukan buah manggis kini ada ekstraknya, tapi sekarang brand Lactacyd menyanggupi kebutuhan wanita Indonesia, dengan meluncurkan produk baru Lactacyd Herbal.

Sebelum lanjut mengulas lebih dalam tentang apa itu Lactacyd Herbal, aku mau cerita sedikit nih tentang acara tersebut. Acara diawali dengan product information oleh Mbak Debby dari pihak Lactacyd. Tak hanya Mbak Debby, ada pula Bapak Benyamin yang melengkapi.

Mbak Debby dari Lactacyd Indonesia

Selanjutnya, pada acara utama hadir pula Donita (Lactacyd Brand Ambassador) dan juga Anna Surti Ariani, S. Psi, M. Psi. (Psikolog). Kala itu, Anna Surti Ariani atau dengan sapaan Mbak Nina menjelaskan cara membuat prioritas sesuai dengan tema acara hari itu. Menurut Mbak Nina untuk membuat prioritas, dengan cara Avoid, Alter, Adapt and Accept. Mbak Nina menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan langkah-langkah yang menjadi tolak ukur dalam menjadi seorang perempuan baik sebagai seorang anak dengan tanggung jawab terhadap orang tuanya, sebagai mahasiswa dengan tanggung jawab terhadap bidang akademisnya, maupun sebagai seorang sahabat yang selalu ada untuk sahabatnya.

Selain Mbak Nina, Donita yang juga hadir menceritakan bahwa saat ini perannya sebagai ibu muda ia juga sempat merasa serbasalah, selain tanggung jawabnya sebagai istri untuk suaminya, kini dia juga harus menjadi seorang ibu bagi anaknya, dan selain itu ada krisis percaya diri juga karena bentuk tubuh yang berubah karena memang perannya adalah di dunia entertaiment dimana penampilanlah di nomor wahidkan. Sehingga dia membutuhkan rasa nyaman untuk dirinya sendiri untuk meminimalisir segala tuntutannya tersebut. Menurut wanita pemilik paras cantik tersebut, rasa nyaman bisa membuat kita sebagai wanita lebih berharga. Salah satunya adalah sesuatu yang kecil seperti pujian dari suami pun dapat menghasilkan hormon endorfin (hormon kebahagiaan) baginya.

Mbak Nina dan Donita

Tak hanya Donita, pada acara lalu juga di hadiri oleh wanita wanita cantik lainnya, loh. Diantaranya Fifi Alvianto (blogger), Anissa Aziza (public figure), Michelle Hendra (content creator), dan Ayudia (public figure).



And so, setelah acara tersebut aku pun mencoba si Lactacyd Herbal tersebut. Tapi sebelum itu aku mau cerita sedikit tentang keluh kesahku selama ini sebagai seorang mahasiswi yang juga sibuk sibuknya nyari identitas dan passion-ku.

Aku  adalah seorang mahasiswa yang berkuliah di jurusan farmasi. Yups, Farmasi dengan sejuta kesibukan di laboratoriumnya. Dalam sehari, ku habiskan enam jamku untuk praktikum di dalam laboratorium. Tak hanya duduk, justru disana perlu ekstra tenaga loh untuk terus mondar-mandir baik itu meracik maupun menganalisis. Karna harapanku kedepan aku dapat menjadi seorang Apoteker yang berguna, bukan hanya dengan menjual obat, tapi memberikan pelayanan penyampaian produk obat seperti sebagaimana seharusnya Apoteker. Selain sibukku tersebut, aku juga akhir akhir ini sedang menyibukkan diri sebagai seorang blogger, tak hanya mengetik, tapi juga harus hadir tiap diundang event seperti Blogger Gathering yang di selenggarakan oleh Lactacyd Indonesia dan Female Daily lalu.

Nah, dengan segala kegiatan tersebut, pastinya tubuh juga akan mengeluarkan ekstra keringat maupun rasa capek yang berlebih. Tak hanya badan, daerah kewanitaan pun menjaadi lebih lembab akibat berkeringat. Dan akhirnya aku memutuskan untuk mencoba menggunakan Lactacyd Herbal untuk membersihkan daerah kewanitaanku.

Lactacyd Herbal

Lactacyd Herbal ini berbeda loh dengan varian Lactacyd lainnya yang sudah sering kita lihat di pasaran karena Lactacyd Herbal memang diformulasikan khusus untuk menjawab pasar Indonesia yang lebih dominan di kategori Sirih. Yups, sudah secara turun menurun diketahui bahwa sirih sangat baik loh dalam menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Selain sirih, Lactacyd Herbal memiliki paduan unik lainnya dari bahan alami yaitu di padukan dengan Susu dan Mawar, yang dapat memberi rasa kesat sekaligus melembutkan dan merawat daerah kewanitaan.

Detail Tutup Lactacyd Herbal

Seperti product Lactacyd lainnya, wadah dari Lactacyd Herbal ini berbahan plastik, jadi mudah di bawa kemana-mana loh. Tutupnya pun rapat dan anti tumpah.



Seperti yang dapat kalian lihat, Lactacyd Herbal di klaim bahwa memiliki formula yang lembut, dapat digunakan setiap hari, dan telah di uji secara dermatologi. Formula lembut tersebut karna memang diformulasikan dengan bahan bahan yang memang berasal dari alam yaitu paduan Sirih, Mawar, dan Susu seperti yang telah aku tuliskan sebelumnya. Untuk penggunaan ssetiap hari, ini di karenakan Lactacyd Herbal memiliki pH sesuai dengan pH asam daerah kewanitaan normalnya, yaitu 3,8 sampai 4,5. Nah, Lactacyd Herbal pun juga sudah teruji secara dermatologis, diantaranya:
  1. Riset konsumen (Home Use Test Ipsos pada 162 wanita Indonesia pada April 2016)  yang merupakan test penggunaan Lactacyd Herbal secara blind test (tanpa merk/brand) dua kali sehari selama 10 hari pada konsumen pemebersih kewanitaan. Hasilnya formula dan benefit yang dirasakan dari Lactacyd Herbal dinilai lebih baik dibandingkan dengan produk yang biasanya digunakan oleh responden.
  2. Uji klinis pada manusia (Gertrude P. Chan, M.D. Clinical Trial Testing and Management Center 18 Januari – 18 Maret 2016)  dimana hasilnya adalah Lactacyd Herbal dapat digunakan pada kulit sensitive sekalipun dan bisa untuk tiap hari.

Untuk cara penggunaan dari Lactacyd Herbal ini pun cukup mudah loh. Tinggal tuang sedikit saja ke telapak tangan lalu aplikasikan seperti menggunakan sabun pada umumnya pada daerah kewanitaan. Setelah itu bilas dengan air bersih hingga bersih. Lactacyd Herbal pun dapat di gunakan dua kali sehari tanpa mengganggu pH kewanitaan.

Komposisi dan Cara Pemakaian Lactacyd Herbal

Lactacyd Herbal ini memiliki komposisi yaitu:
Purified Water, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Disodium Laureth Sulfosucinnate, Sodium Chloride, 120-PEG Methyl Glucose Diolate, Whey Filtrate, Sodium Benzoate, 2-Phenoxyethanol, Perfume, Styrene/Acrylates Copolymer/Coco-Glucoside, Lactic Acid, Ethlyhexylglycerin, Polysorbate 80, Citrus Aurantifolia (Lime) juice, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Azadirachta Indica Leaf Extract, Salva Officinalis (Sage) Oil, Aloe Barbadensis Leaf juice, Thymus Zygis Oil, Vetveria Zizanoides Root Oil, Piper Betle Leaf Oil, Propylene Glycol/PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Caprylyl Glycol, 1,2 Hexanediol, Phenylethyl Alcohol, Rosa Damascena Flower Oil.

Dan saatnya tugasku sebagai seorang farmasis menjelaskan apa sajakah komposisi yang terdapat pada Lactacyd Herbal secara sederhana *tsahhhh. Sodium Laureth Sulfate adalah surfaktan anion yang biasa terdapat dalam produk-produk pembersih, zat kimia ini merupakan bahan utama di dalam formulasi kimia untuk sabun karena efek pengentalnya dan kemampuan untuk menghasilkan busa. Cocamidopropyl Betaine juga memiliki kegunaan sejenis seperti Sodium Laureth Sulfate. Begitu pula dengan Disodium Laureth Sulfosucinnate, memiliki kegunaan yang mirip. Ketiga bahan tersebut digunakan untuk mencapai keseimbangan dan konsistensitas yang baik untuk Lactacyd Herbal tersebut.

Sodium Chloride adalah zat pengawet, eitsss bukan semua yang berpengawet tidak baik loh. Justru Sodium Chloride digunakan untuk menjaga kualitas dari Lactacyd Herbal agar tidak rusak baik saat pendistribusian maupun penyimpanan.

Nah, untuk 120-PEG Methyl Glucose Diolate, Whey Filtrate, Sodium Benzoate, 2-Phenoxyethanol, Perfume, Styrene / Acrylates Copolymer / Coco-Glucoside, Lactic Acid, Ethlyhexylglycerin, Polysorbate 80, Propylene Glycol / PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Caprylyl Glycol, 1,2 Hexanediol, Phenylethyl Alcohol, merupakan formula yang biasa di gunakan sebagai base dari sediaan kosmetika pada umumnya. Dan bahan bahan tersebut aman di gunakan jika konsentrasinya masih pada batas yang telah di tentukan.

Dan ini dia bahan-bahan yang di klaim Lactacyd Herbal sebagai penyusun utama karena berasal dari alam, yaitu Citrus Aurantifolia (Lime) juice, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Azadirachta Indica Leaf Extract, Salva Officinalis (Sage) Oil, Aloe Barbadensis Leaf juice, Thymus Zygis Oil, Vetveria Zizanoides Root Oil, Piper Betle Leaf Oil, Rosa Damascena Flower Oil.

Sirih atau nama lainnya Piper betle, Linn. merupakan tumbuhan yang masuk kedalam kelompok  Piperaceae yang memiliki khasiat yang sudah tidak di ragukan lagi untuk daerah kewanitaan, diantaranya mencegah keputihan juga dapat menghindarkan dari adanya rasa gatal. Kalian pasti suka merasa gatal kan jiga daerah kewanitaan kalian terasa lebih lembab atau berkeringat? Nah daun Sirih ini dapat mengatasinya.

Selain sirih, juga terdapat Susu dan Mawar. Susu sendiri sebagai mana dapat kita ketahui dapat melembutkan kulit. Dan Mawar dapat memberikan harum lembut yang dapat memberika efek relaksasi.


Dan ini dia penampakan dari Lactacyd Herbal. Memiliki tekstur hampir sama dengan sabun pada umumnya, namun agak sedikit cair. Saat diaplikasikan tidak terlalu menghasilkan busa yang melimpah, sehingga nyaman saat digunakan. Selain itu memiliki warna putih mutiara. Dan memiliki harum yang nyaman dan tidak begitu menusuk, menambah rasa nyaman.


Lactacyd Herbal ini di produksi di Vietnam dan di distribusikan oleh PT Aventi Pharma, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang farmasi. Oh ya, Lactacyd Herbal ini sudah meiliki nomor registrasi BPOM loh, yaitu NA 54161600063. Untuk kalian yang mau cek bisa juga langsung ke http://cekbpom.pom.go.id/ lalu masukkan nomor registrasinya. Nah, sudah terbukti kan bahwa Lactacyd  Herbal aman digunakan.

Telah Teregistrasi Oleh Badan POM

Jadi kesimpulannya, setelah aku menggunakan Lactacyd Herbal selama 14 hari sampai ditulisnya artikel ini, aku merasakan bahwa daerah kewanitaanku kini bersih dan kesat loh. Tak hanya untuk mereka yang sudah menikah untuk melakukan perawatan di daerah kewanitaan, kita yang belum menikah pun juga perlu loh. Karena jika daerah kewanitaan kita bersih maaka akan memberikan efek yang nyaman, sehingga dapat melajutkan aktivitas dengan lebih semangat. Satu hal lagi, tidak menimbulkan reaksi alergi sama sekali di aku. Aku sendiri sebenarnya memiliki riwayat alergi yang cukup banyak karena faktor gentik, tapi Lactacyd Herbal ini sama sekali ga bikin aku alergi.

Kamu bisa mendapatkan Lactacyd Herbal ini di pasar swalayan maupun apotik terdekat. Dan untuk harganya pada kemasan 120ml yaitu Rp.37.000,- dan untuk yang 60ml yaitu Rp.19.800,-. Affodable kan harganya?

Untuk info lebih lanjut kalian bisa banget loh mampir ke:
Facebook Fan Page:Lactacyd ID
Twitter: @Lactacyd_ID



Nah sekian dulu ya ceritaku mengenai Lactacyd Herbal, yang pastinya nanti akan aku repurchase. Semoga bermanfaat yaaa. And sekali lagi Thankyou so much for having me Lactacyd Indonesia and Female Daily. Dan Lactacyd Herbal benar benar menjawabku dan menjadi yang ku mau.


#HaloLactacydHerbal #JadiYangKuMau




Instagram @nandshands - Youtube Anisa Nurrananda 
FB Fanpage Nand's Hands


Love,



You May Also Like

4 komentar

  1. wah menarik sekali review mu. semoga hari mu menyenangkan.

    ReplyDelete
  2. Kayanya seru ya Nand eventnyaaa. dekorasinya pun cantik <3

    Cindy
    apriljournals.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaah dekornya cuakepppp. BTW thankyou so much ka cind sudah mampirrrrrr

      Delete