Ngopi Cantik #5 : How to Write A Good Beauty Article

by - 5:44:00 PM



Holla ma belle! Back with me, Nanda.

Seperti tempo harinya, ini diadakan lagi Ngopi Cantik bareng Beautiesquad.
Mengambil tema How to Write A Good Beauty Article, Ngopi Cantik kali ini diisi oleh seorang Head Editor dari Beauty Journal yaitu Grisselda Nihardia.

Pembukaan Ngopi Cantik kali ini, diawali dengan pernyataan, "mentok ide". Hampir semua penulis maupun blogger pernah mengalami hal ini, kan? Akupun begitu. Menurut Kak Griss, mencari ide memang perlu ngulik dan aware dengan hal-hal si sekitar dan di luar circle kita. Dan utamanya, mencari ide itu dengan mencari apa yang sedang trending di social media seperti Instagram, YouTube, dan lainnya.

Selain dari social media, kita juga bisa mencari ide dari orang-rang sekitar kita seperti teman kampus atau teman kantor bisa banget loh jadi referensi tulisan kita.

Contoh dari Kak Griss, di kantor Beauty Journal obrolan pas makan siang lagi pada saling tanya ni anak-anaknya, lipstik lokal favoritnya apa. Ya kami tim editorial jadi ngeh, "Ohh, kita bikin aja beberapa artikel seputar lipstik lokal. Belum pernah dibuat nih di BJ."

Sumber lainnya untuk mencari ide adalah dengan https://trends.google.com/ untuk mengetahui apa yang lagi trending. Minus laman pencarian dari ini adalah kurang spresifik, tapi cukup membantu kok.


"Contohnya, aku search "lipstik", lokasi udah di-set di Indonesia, dan waktunya 3 bulan terakhir (menggunakan Google Trends). Hasilnya kaya gini, ada related topics, dan ada related queries. Kadang memang hasil yang muncul agak "apaan sih nih", tapi ada juga insights yang bisa kita ambil. Aku jadi tahu malah ada brand Ozera. Lalu jadi kelihatan juga kalau lipstik pixy dan lipstiknya Ivan Gunawan banyak juga yang nyari. Hal-hal seperti ini bisa jadi peluang kita sebenernya untuk buat artikelnya." papar Kak Griss.

Nah jika kita sudah mendapatkan ide-ide yang dita butuhkan, sebaiknya ide-ide tersebut di simpan dalam file khusus seperti notes, planner atau microsost word.

Menurut Kak Griss, beauty article sendiri tipenya macam-macam ya, jadi sebelum kita nulis, harus tahu dan ditentukan dulu mau seperti apa. Umumnya, beauty article punya tipe seperti ini:

1. Produk rekomendasi
2. Review
3. Tips
4. Tutorial
5. Interview

Treatment untuk masing-masing tipe itu pun beda-beda. Dan sebagai penulis, usahakan untuk cover important aspects dari tiap-tiap tipe artikel yang kita buat.

Kalau review, sudah pasti perlu ada beberapa poin yang dibahas seperti kemasan, klaim, ingredient, cara pakai, pendapat, harga produk dan bisa dibeli di mana.vMisal kalau kita nyorotin soal kemasan.  Kelihatan simpel ya, tapi mungkin ada informasi yang orang lain gak bisa tahu kalau belum pernah pegang atau pakai produknya. Sesimpel kita beli setting spray, eh tapi pasti dipencet, spray-nya nyebarnya nggak rata atau malah terlalu kencang. Hal-hal seperti ini yang perlu disampaikan juga ke pembaca supaya mereka lebih aware juga.

Untuk rekomendasi, kita juga perlu jelaskan secara singkat apa yang bagus dari produk-produk tersebut. Misal kita mau buat artikel 5 rekomendasi liquid foundation merek lokal. Nah, di isinya, kita perlu kasih tahu beberapa informasi untuk tiap produk -- apa yang buat produk itu beda dari yang lain? Apakah harganya, ingredient-nya, pilihan warnanya yang banyak? Sebisa mungkin dikasih tahu alasannya.

Kalau tips, usahakan mulai dari tips yang practical dan bisa membantu pembaca. Kalau tips-nya sulit dan merepotkan untuk dilakukan/dibuat (misal, harus cari bahan xxxxx di Pasar xxxx. Ya gimana yaa, gak semua orang tinggal di kota yang sama atau mau niat ngubek pasar). Semakin gak practical, audience yang bisa kita engange makin dikit

Nah, interview juga penting. Siapa tahu di sini ada yang datang ke event-event product launch tertentu, bisa sekalian interview brand manager atau orang-orang di balik event itu untuk artikel. Sebelum interview, kita harus tentukan tema besarnya, mau menyoroti dari angle mana, lalu kembangkan pertanyaan-pertanyaan untuk tema tsb. Usahakan untuk tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu umum, atau kalau memang perlu nanya pertanyaan umum buat mencairkan suasana dulu, ya jangan kebanyakan/keterusan ya 


Artikel tutorial dan semua tipe artikel perlu dikasih foto/image pendukung yang bagus. Orang suka lihat foto. Foto/image yang kita taruh di dalam artikel juga bisa bantu readers supaya nggak bosan. Kalau 1 artikel 700 kata isinya tulisan semua, potensi orang untuk close tab atau bosan semakin tinggi.

Aku sambil share di Beauty Journal ya. Di sini juga ada beberapa penulis yang pernah kirim tulisan ke BJ pasti udah tahu 😄 Semakin jelas struktur artikel, semakin mudah juga saat ditulis.

Versi singkat mungkin bisa dari point-pointnya. Contoh aku buat artikel tentang kesalahan pakai foundation. Kalau cuma nulis ide "Kesalahan pakai foundation" saja, pas waktu nulis bisa buang-buang waktu isinya mau dibikin kaya gimana. Lain cerita kalau saat nulis ide, sudah ditulis juga poin-poin pembahasan di dalamnya mau seperti apa.

Misal: Kesalahan seputar aplikasi foundation

- Belum melakukan skin prep dengan baik
- Pakai foundation saat primer masih basah
- Menggunakan aplikator yang kotor

Semakin jelas apa saja yang mau dibahas, semakin enak kita nulisnya. Kalau bisa, saat taruh ide, sudah ada juga kerangka besar artikel untuk memudahkan diri kita sendiri.

Aku pernah baca tulisan dari CMO agency luar, dan setuju banget sama kata-kata dia. Artikel yang bagus bisa buat pembaca:

- Belajar sesuatu
- Melakukan sesuatu
- Merasakan sesuatu


Artikel yang bagus akan mendorong pembacanya untuk ikut coba (bisa tips/tutorial/produk), merasakan suara/opini dari penulis (bisa bagus/buruknya produk, atau merasa relevan dengan pengalaman/ceritanya)

 Nah kira-kira itulah yang di sampaikan Kak Griss dalam Ngopi Cantik yang lalu, semoga bermanfaat ya.

Oh ya, boleh banget loh mampir ke https://journal.sociolla.com/ buat yang masih penasaran dengan Beauty Journal itu apa.



Jangan lupa mampir-mampir dan follow Instagram Narasumber kita kali ini, 



Sama satu lagi, mampir juga ke media sosial-nya Beautiesquad yuk









Instagram @nands.id - Youtube Anisa Nurrananda 
FB Fanpage nands.id


Much Love,

You May Also Like

1 komentar

  1. Kerangka artikel berupa penjabaran ide itu bener-bener membantu banget dalam penulisan artikel... thanks for sharing ya!

    ReplyDelete